Selamat datang di Dealer Resmi Suzuki Mobil Bojonegoro
Beranda » berita suzuki » Ini Alasan Suzuki Ngotot Tolak Permintaan Toyota yang Mau Bikin Kembaran Jimny

Ini Alasan Suzuki Ngotot Tolak Permintaan Toyota yang Mau Bikin Kembaran Jimny

Dipublish pada 13 Januari 2024 | Dilihat sebanyak 71 kali | Kategori: berita suzuki
Suzuki dikabarkan menolak permintaan Toyota yang ingin membuat kembaran Suzuki Jimny. Menurut Suzuki, Jimny adalah produk ikonik Suzuki, yang tidak boleh dibuat versi kembarannya. Selain Jimny, Suzuki juga menolak permintaan Toyota yang mau bikin kembaran Swift.
Selama ini Suzuki dikenal memiliki kerja sama erat dengan Toyota dalam memproduksi mobil-mobil kembar. Di India, kedua pabrikan Jepang itu saling berbagi platform produk. Suzuki Baleno dibuat kembarannya bernama Toyota Glanza, kemudian Toyota Kijang Innova Zenix bakal dibuat kembarannya, Suzuki Invicto.

Memanfaatkan kerja sama yang sudah terjalin tersebut, Toyota rupanya memiliki keinginan untuk membuat kembaran Suzuki Jimny. Toyota belum memiliki model SUV kompak dengan konfigurasi penggerak 4×4. Maka itu, Suzuki Jimny dipandang sebagai figur yang cocok untuk di-rebadge menjadi produk SUV Toyota.

Bagi Toyota, memiliki ‘Jimny’ versi mereka sendiri di jajaran produk akan memberikan konsumen mereka alternatif 4×4 yang lebih murah dibandingkan Fortuner dan Hilux. Di sisi lain, hal ini dapat memberikan dorongan besar bagi Suzuki dalam penjualan Jimny.

Namun seperti diungkapkan Suzuki kepada Autocar India, Suzuki secara halus menolak keinginan Toyota yang membuat kembaran Jimny. Alasannya, Jimny adalah mobil yang menjadi ikon bagi perusahaan. Jadi sangat tidak mungkin dibikin kembarannya.

“Ini seperti meminta Toyota untuk mengizinkan kami merekayasa (membuat kembaran) Land Cruiser. Model (Jimny) yang menjadi inti merek kami (Suzuki) tidak dimaksudkan untuk dibagikan dan kedua perusahaan menghormatinya,” kata sumber tersebut.

Meski Jimny berlogo Toyota kecil kemungkinannya diwujudkan, Toyota masih berpeluang memproduksi sendiri mobil SUV kompak 4×4 versi mereka, yaitu model Land Cruiser Mini.

Di samping Jimny. Suzuki juga menolak permintaan Toyota yang mau membikin kembaran Swift. Menurut laman Motoroids, Swift adalah salah satu tulang punggung penjualan Suzuki di India. Mobil ini bisa terjual hingga rata-rata lebih dari 17.000 unit setiap bulannya. Jadi tak heran jika Toyota ngebet bikin kembarannya.

Bagikan ke

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Lainnya

BERI EDUKASI MENGENAI INOVASI DAN MANUFAKTUR OTOMOTIF, SUZUKI AJAK PELAJAR KUNJUNGI PABRIK PEMBUATAN MOBIL

Dipublish pada 9 Maret 2023 | Dilihat sebanyak 133 kali | Kategori: berita suzuki

Industri otomotif menjadi salah satu industri yang bersifat kompleks dan membutuhkan pengetahuan serta pengalaman untuk menjalankannya, tidak terkecuali bagi brand Suzuki. Selain memproduksi dan memasarkan berbagai kendaraan, mulai dari mobil, motor, hingga mesin tempel kapal dengan merek Suzuki di Indonesia,... selengkapnya

SEMAKIN POPULER, 42% PENJUALAN KENDARAAN PENUMPANG SUZUKI SELAMA SEPTEMBER 2023 DIKUASAI VARIAN HYBRID

Dipublish pada 20 Oktober 2023 | Dilihat sebanyak 106 kali | Kategori: berita suzuki

Seiring dengan perkembangan teknologi di industri otomotif, masyarakat saat ini mulai beralih pada kendaraan ramah lingkungan seperti kendaraan hybrid. Respon tersebut dapat dilihat dari catatan penjualan kendaraan roda empat Suzuki bulan September 2023 di kategori mobil penumpang yang 42% diantaranya... selengkapnya

KIAT ANTI-MAINSTREAM AGAR MOBIL NYAMAN UNTUK MUDIK LEBARAN 2024

Dipublish pada 18 April 2024 | Dilihat sebanyak 299 kali | Kategori: berita suzuki

Hari raya Idul Fitri yang baru saja diresmikan oleh UNESCO sebagai salah satu hari besar Indonesia memang merupakan momentum hangat yang dinanti-nantikan untuk melakukan perjalanan mudik. Sederet persiapan kendaraan dilakukan mulai dari pengecekan oli, coolant, filter, ban, spooring balancing, dan lainnya demi... selengkapnya

Dwi Indra
Sales Executive
error: maaf konten protected !!